BisnisOtomotif

Pajak Penjual Online Resmi Diterapkan, Ini Penjelasan Sri Mulyani!

Avatar
1116
Pajak Penjual Online. Ft by Ist

Pajak Penjual Online Mulai Diterapin, Sri Mulyani Buka Suara

Kaltimdaily.com, Bisnis – Penjual online mulai harap-harap cemas gara-gara muncul kabar soal pajak penjualan online atau PMSE. Nah, Menteri Keuangan Sri Mulyani akhirnya angkat suara buat ngasih klarifikasi soal aturan ini. Dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (28/7/2025), dia bilang aturan ini bukan pajak baru, tapi cuma penyesuaian mekanisme aja biar lebih rapi dan gampang dari sisi administrasi.

“Jadi, ini sebenernya soal kepastian hukum aja. Kita tunjuk penyelenggara PMSE alias marketplace buat jadi pemungut PPh Pasal 22 dari penjual online,” kata Sri Mulyani. Dia menekankan, kebijakan ini tujuannya buat ngeringanin beban administrasi penjual, bukan buat nambah pajak baru.

Berdasarkan PMK Nomor 37 Tahun 2025, marketplace sekarang berperan sebagai pemungut, penyetor, dan pelapor pajak dari para merchant yang jualan via platform mereka. Pedagang yang kena pajak itu yang omzetnya di atas Rp500 ribu. Sementara yang omzetnya di bawah segitu nggak bakal dipajakin. Besaran PPh-nya? Cuma 0,5% dari total penjualan kotor, dan udah termasuk di tagihan (nggak termasuk PPN dan PPnBM).

Pedagang yang pakai IP Indonesia atau nomor HP lokal otomatis masuk kategori yang kena pungutan pajak. Bahkan perusahaan asuransi yang transaksi via PMSE pun termasuk. Tapi tenang aja, karena ini cuma soal shifting alias perpindahan sistem pembayaran PPh yang dulunya manual jadi otomatis lewat marketplace.

“Intinya sih nggak ada tambahan kewajiban baru, justru difasilitasi secara administrasi. Semua makin gampang,” tegas Sri Mulyani.

Dengan sistem baru ini, pemerintah berharap bisa mendorong kepatuhan pajak tanpa bikin pelaku usaha online jadi ribet. Marketplace yang ditunjuk jadi pemungut bakal bantu penjual supaya nggak perlu repot bayar pajak sendiri-sendiri. Jadi, selain lebih efisien, juga lebih transparan.

Buat kamu yang baru mulai jualan online, pastiin dulu omzet kamu. Kalau masih di bawah Rp500 ribu, aman dari pajak. Tapi tetap sih, penting banget buat tahu regulasi ini supaya bisnis kamu tetap jalan tanpa gangguan urusan pajak. Jangan lupa update terus info pajak penjual online biar nggak ketinggalan kabar penting kayak gini. (*)

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version