Kaltimdaily.com, Balikpapan – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-53 tingkat Kota Balikpapan resmi dimulai pada Jumat (14/11/2025) dengan penuh khidmat. Kegiatan ini diselenggarakan berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Balikpapan Nomor 188.45/249/2025.
Mengusung tema “Menumbuhkan Generasi Qurani Menuju Balikpapan yang Agamis, Nyaman, Modern, dan Sejahtera,” MTQ kali ini diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai Islam di masyarakat sekaligus mendukung kemajuan kota.
Kegiatan yang berlangsung hingga 19 November 2025 ini melibatkan 415 peserta dari berbagai kecamatan di Balikpapan. Kecamatan Balikpapan Utara menjadi wilayah dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 83 orang. Diikuti oleh Balikpapan Tengah dengan 88 peserta, Balikpapan Selatan dengan 67 peserta, Balikpapan Timur (58 peserta), dan Balikpapan Kota (59 peserta). Para peserta akan berlomba dalam berbagai cabang, mulai dari tilawah, tafsir, hingga tartil Al-Qur’an.
Selain perlombaan utama, panitia juga menyiapkan berbagai acara pendukung, seperti Pawai Kirab, Khitan Massal, Bekam Massal, dan Bazar UMKM yang melibatkan masyarakat. Ada juga lomba kreatif seperti Mewarnai, Storytelling, Puisi Islami, dan Festival Herbana yang bertujuan memperkenalkan seni dan budaya Islam kepada publik. Semua kegiatan ini digelar untuk meningkatkan syiar Islam sekaligus mendorong keterlibatan aktif warga dalam kegiatan keagamaan.
Acara pembukaan MTQ ke-53 ini ditutup dengan sambutan dari Wakil Wali Kota Balikpapan yang secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, Ketua Pelaksana Umar Adi berharap kegiatan ini dapat membawa berkah dan petunjuk dari Allah SWT serta mempererat ukhuwah Islamiyah di kota Balikpapan.
Melalui MTQ kali ini, pemerintah dan masyarakat berharap dapat menghasilkan generasi Qurani yang tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga mampu berkontribusi positif bagi perkembangan kota. MTQ diharapkan menjadi ajang untuk menggali potensi generasi muda dalam menghafal dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dengan baik, serta mewujudkan Balikpapan sebagai kota yang agamis dan sejahtera. (*)











