Kaltimdaily.com, Bontang – Sebanyak 57 siswa SMP di Kota Bontang mengikuti ajang English Speech Competition 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang. Kompetisi ini berlangsung selama dua hari berturut-turut di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bontang, dengan antusiasme tinggi dari para peserta.
Pada hari pertama, lomba yang digelar adalah lomba bercerita dalam bahasa Inggris, diikuti oleh 27 peserta. Lomba pidato dilaksanakan pada hari kedua dengan 30 siswa tampil memukau. Okto Arbianta Hutahean, Kepala Seksi Peserta Didik dan Kurikulum Disdikbud Bontang, menjelaskan bahwa lomba ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam public speaking serta membangun rasa percaya diri mereka. “Kami ingin memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengasah keberanian mereka berbicara di depan umum dan menyampaikan ide atau cerita dalam bahasa Inggris,” ujar Okto.
Setiap peserta diberi waktu maksimal empat menit untuk menampilkan kemampuannya. Penilaian lomba dilakukan dengan memperhatikan pelafalan, intonasi, ekspresi, dan penguasaan materi yang disampaikan. Kriteria penilaian tersebut bertujuan agar para siswa dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam berbahasa Inggris.
Sebagai bentuk apresiasi, Disdikbud Bontang menyediakan hadiah berupa uang tunai bagi juara pertama hingga ketiga di setiap kategori lomba. Okto berharap kegiatan ini dapat semakin memotivasi para pelajar di Bontang untuk terus mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris mereka sejak dini. “Kompetisi ini adalah wadah yang sangat baik untuk memotivasi siswa agar terus berkembang,” tambahnya.
Aisyah, seorang guru yang mendampingi salah satu peserta, turut menambahkan bahwa kompetisi seperti ini memberikan manfaat besar untuk mengasah kemampuan bahasa Inggris dan meningkatkan rasa percaya diri siswa. “Kami bangga dengan upaya mereka, karena berani tampil meski hasilnya belum bisa diprediksi. Ini adalah langkah positif bagi perkembangan mereka ke depan,” ungkap Aisyah.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa Bontang akan semakin mahir dalam berbahasa Inggris dan siap untuk menghadapi tantangan global. Kompetisi ini juga menjadi momentum penting bagi siswa untuk mempersiapkan diri menuju era kompetitif yang membutuhkan keterampilan bahasa internasional yang mumpuni.
Kompetisi bahasa Inggris di Bontang menjadi langkah awal yang signifikan dalam mewujudkan generasi muda yang mampu berkompetisi secara global. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, kegiatan seperti ini berpotensi menjadi sarana penting untuk memupuk kemampuan komunikasi dan soft skills siswa di masa depan. (*)











