Balikpapan

LGBT di Balikpapan: Grup Rahasia Telegram Dibongkar Polisi

Avatar
1097
Ilustrasi LGBT. Ft by Ist

Polisi Bongkar Grup LGBT Balikpapan, Raup Untung Jutaan Lewat Telegram

Kaltimdaily.com, BalikpapanBalikpapan lagi-lagi digegerkan dengan kasus penyimpangan seksual berbasis digital.

Polresta Balikpapan sukses ngebongkar grup rahasia LGBT yang beroperasi lewat aplikasi Telegram.

Kasus ini awalnya meledak di medsos awal Juli 2025, bikin netizen heboh.

Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Anton Firmanto, bilang kalau timnya langsung gerak cepat.

“Setelah info grup LGBT ini viral, saya langsung minta Kasat Reskrim dan Unit Tipidter turun tangan.

Alhamdulillah, sehari setelahnya, kita amankan satu admin grup tersebut,” ucapnya saat konferensi pers, Jumat (25/7/2025).

Ternyata si admin punya dua akun Telegram, yaitu “Date Privasi +18” dan “Lokal Only”. Kedua channel ini tertutup dan cuma bisa diakses kalau udah bayar. Isinya? Video-video porno sesama jenis, mayoritas cowok sama cowok.

Setiap anggota baru harus bayar Rp50 ribu buat masuk “Date Privasi +18” dan Rp25 ribu buat channel “Lokal Only”.

Gak cuma itu, anggota juga disuruh ngajak temen lain yang punya ketertarikan sama. Dari situ, si admin bisa ngumpulin untung lebih dari Rp5 juta tiap bulan!

Kapolresta bilang, grup ini gak cuma nyebarin konten porno, tapi juga jadi tempat janjian buat hal-hal yang lebih ekstrem.

“Aktivitas grup ini jadi wadah buat interaksi ke arah tindakan asusila,” lanjutnya.

Untuk sementara, baru admin yang ditetapkan sebagai tersangka. Tapi penyelidikan masih jalan dan polisi bakal terus ngusut semua yang terlibat.

“Kita akan telusuri siapa saja anggotanya dan siapa aja yang aktif nyebar konten di grup itu,” tegas Kombes Anton.

Tersangka dijerat dengan Undang-Undang ITE dan UU Pornografi. Kasus ini juga membuka mata banyak pihak soal bahaya penyimpangan seksual yang tersembunyi di balik aplikasi chatting.

Kasus ini jadi pengingat keras buat masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan platform digital.

Jangan sampai kemajuan teknologi malah dimanfaatin buat hal-hal yang nyeleneh dan merusak moral.

Pihak kepolisian juga mengimbau warga Balikpapan dan sekitarnya untuk aktif melapor jika menemukan konten mencurigakan serupa. Karena perlindungan moral dan mental masyarakat, terutama generasi muda, adalah tanggung jawab bersama. (*)

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version