KaltimSamarinda

Kontraktor Diduga Abaikan Mutu, DPRD Kaltim Desak Kontraktor Bertanggung Jawab

Avatar
395

Kaltimdaily.com, Samarinda – Rekonstruksi jalan Muara Badak–Marangkayu hingga batas Bontang kembali menuai sorotan tajam. Komisi III DPRD Kaltim menemukan adanya ketidaksesuaian spesifikasi pekerjaan di lapangan dengan perencanaan yang berpotensi merugikan kualitas proyek.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi, mengungkapkan temuannya usai Rapat Paripurna ke-34. Salah satu indikasi yang mencolok adalah pembangunan turap yang menggunakan air laut.

“Kami mendapat aduan dari masyarakat terkait penggunaan air laut, dan langsung meninjau ke lapangan. Dan ternyata benar, kita temukan beberapa hal yang tidak sesuai,” tegas Reza.

Menurutnya, penggunaan material yang tidak semestinya jelas menurunkan mutu dan kualitas pekerjaan. Ia meminta Dinas PUPR Kaltim segera melakukan evaluasi agar kontraktor bertanggung jawab penuh.

“Kita sampaikan kepada instansi terkait agar pekerjaan ini sesuai prosedur, selesai tepat waktu, dan kontraktor bertanggung jawab atas pekerjaannya,” ucapnya.

Namun Reza tak berhenti pada teguran administratif. Politisi muda Gerindra itu menegaskan, bila terbukti ada kecurangan atau permainan dalam proyek, maka sanksi harus tegas.

“Apabila memang ada temuan kecurangan ataupun permainan, tentunya kami akan rekomendasikan agar pihak pekerja di-blacklist atau ganti rugi sesuai aturan. Tak hanya itu, kami juga meminta aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti jika memang ada penyimpangan,” tandasnya.

Sorotan DPRD Kaltim ini menambah daftar panjang masalah proyek infrastruktur daerah yang rawan praktik asal-asalan. Bila benar terbukti ada penyimpangan, bukan hanya kualitas jalan yang dikorbankan, tetapi juga kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran negara.(*)

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version