KaltimKutai TimurSamarinda

Jelang Mudik Lebaran, BBPJN Kaltim Intensifkan Perbaikan Ruas Muara Wahau–Kelay

Avatar
157
Suasana Perbaikan Ruas Muara Wahau–Kelay oleh PPK 2.5 BBPJN Kaltim. Foto dok Pribadi

Kaltimdaily.com, Kutai Timur – Menjelang arus mudik Lebaran, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II mulai mengintensifkan persiapan di ruas Muara Wahau–Kelay. Ruas jalan nasional tersebut berada di bawah kendali PPK 2.5.

Sejumlah langkah penanganan dilakukan untuk memastikan jalur mudik aman dan nyaman dilalui masyarakat. Kegiatan yang dilakukan antara lain penambalan lubang jalan, pengendalian tanaman di bahu jalan, pembersihan saluran drainase, hingga pemasangan rambu peringatan dan rambu bahaya longsor di sejumlah titik rawan.

Suasana Perbaikan Ruas Muara Wahau–Kelay oleh PPK 2.5 BBPJN Kaltim. Foto dok Pribadi

Selain itu, tindakan preventif juga dilakukan di lokasi rawan longsor dengan menutup area menggunakan terpal sebagai upaya sementara untuk meminimalkan risiko longsoran.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.5 BBPJN Kaltim, Syafrizal Haris, mengatakan pihaknya berupaya memastikan kondisi jalan tetap layak dilintasi selama periode mudik Lebaran.

“Persiapan ini kami lakukan secara intensif agar pengguna jalan, khususnya masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik, bisa melintas dengan lebih aman dan nyaman di ruas Muara Wahau–Kelay,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa salah satu titik yang selama ini dikenal pengemudi truk, khususnya pengangkut CPO, dengan sebutan “tanjakan Bangsat” telah dilakukan perbaikan melalui pekerjaan grading atau perataan jalan.

“Perbaikan di tanjakan tersebut sudah kami lakukan dengan perataan sehingga diharapkan kendaraan yang melintas, khususnya kendaraan berat, bisa lebih aman saat melintasi jalur tersebut,” jelas Syafrizal.

Perbaikan di ruas ini merupakan bagian dari paket pekerjaan Preservasi Jalan dan Jembatan Sp. Muara Wahau–Batas Kabupaten Berau/Kabupaten Kutai Timur–Kelay yang dilaksanakan oleh kontraktor PT Modern Technical Widya. Paket pekerjaan tersebut memiliki nilai kontrak sekitar Rp203 miliar dengan skema multi years contract (MYC) selama tiga tahun anggaran, yakni 2025 hingga 2027.

Lingkup pekerjaan dalam paket tersebut mencakup rekonstruksi jalan, rehabilitasi jalan, pekerjaan berkala jembatan, penanganan longsoran, serta pemeliharaan rutin jalan dan jembatan. Penanganan awal difokuskan pada segmen STA 38+480 (Wahau–batas Berau) hingga STA 47+000 (Kelay–Labanan).

Total panjang ruas yang ditangani mencapai 113,27 kilometer dengan panjang efektif pengaspalan sekitar 17,2 kilometer.

Syafrizal menambahkan, persiapan jalur mudik ini akan terus dilakukan hingga H-10 Lebaran. Selain itu, kontraktor juga diminta menyiapkan posko tanggap darurat dengan menyiagakan sejumlah alat berat untuk mengantisipasi potensi bencana longsor.

Posko siaga tersebut rencananya ditempatkan di STA 43+100 pada ruas jalan Batas Kabupaten Kutai Timur–Kelay.
“Kami juga mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar tetap berhati-hati serta memperhatikan rambu-rambu peringatan yang telah dipasang ketika melintas di ruas ini,” pungkasnya.(*)

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version