Fokus

HMI Badko Kaltim-Kaltara: Mundurnya Rahayu Saraswati Pukulan bagi Generasi Muda

Avatar
261

Kaltimdaily.com, Samarinda – Keputusan politikus muda Gerindra, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, mundur dari kursi DPR RI terus memantik reaksi. Kali ini, suara datang dari Kalimantan Timur.

Ketua HMI Badko Kaltim-Kaltara, Ashan Putra Pradana, menilai langkah Saras bukan hanya kabar mengejutkan, tapi juga pukulan telak bagi representasi anak muda di Senayan.

“Kehilangan figur Saras di parlemen adalah kehilangan besar. Beliau salah satu legislator muda yang konsisten, vokal, dan tidak takut menyuarakan isu-isu yang sering diabaikan,” ucap Ashan kepada Kaltimdaily.com, Sabtu (13/9/2025).

Ashan mengingatkan, Saraswati selama ini tampil berani. Mulai dari isu tambang bermasalah di NTT, perdagangan manusia, hingga advokasi hak-hak perempuan. “Dia selalu di garis depan. Bukan sekadar politisi karbitan yang hanya sibuk citra,” tegasnya.

Bagi Ashan, mundurnya Saras bukanlah tanda menyerah. Ia justru membaca langkah itu sebagai bentuk keberanian mengambil jalan pengabdian yang berbeda. Namun, ia juga mendesak Gerindra untuk tidak gegabah.

“Partai harus menimbang ulang. Kehadiran Saras di DPR masih sangat penting untuk menyeimbangkan wacana yang kerap dikuasai kepentingan elite,” tandasnya.

Lebih jauh, Ashan mengajak pemuda di Kaltim dan Kaltara menjadikan figur Saraswati sebagai inspirasi. “Jangan apatis. Kalau Saras berani bersuara soal tambang, TPPO, dan isu perempuan, maka kita di daerah juga harus lantang memperjuangkan isu-isu rakyat,” serunya.

HMI Badko Kaltim-Kaltara yakin, meski tidak lagi duduk di DPR RI, Saraswati tetap akan memberi kontribusi nyata bagi bangsa.
“Dia masih muda, punya kapasitas, dan sudah terbukti. Ini bukan akhir, tapi awal babak baru,” pungkas Ashan.

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version