Kaltimdaily.com, Samarinda-Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Akhmed Reza Fachlevi, menyambut positif Gerakan Ayah Mengambil Rapor yang diinisiasi Wali Kota Samarinda, Andi Harun. Menurutnya, gerakan tersebut memiliki makna strategis dalam memperkuat peran ayah dalam pendidikan dan pembentukan karakter anak.
“Gerakan ini sangat baik dan menyentuh sisi fundamental keluarga. Kehadiran ayah saat mengambil rapor bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk perhatian, tanggung jawab, dan dukungan moral kepada anak,” ucapnyq.
Ia mengaku turut terlibat langsung dalam gerakan tersebut dengan mengambil rapor anaknya sendiri. Pengalaman itu, kata Reza, menjadi momen reflektif tentang pentingnya keterlibatan orang tua, khususnya ayah dalam proses tumbuh kembang anak.
“Saya merasakan langsung dampaknya. Anak merasa lebih dihargai dan diperhatikan. Ini bukan soal nilai semata, tapi soal kehadiran dan komunikasi antara pihak sekolah, orang tua dan anak,” ungkapnya.
Reza menilai, selama ini peran pendidikan anak kerap dibebankan kepada ibu. Padahal, keterlibatan ayah memiliki pengaruh besar terhadap kepercayaan diri, disiplin, dan karakter anak.
“Gerakan ini mematahkan stigma bahwa urusan pendidikan anak hanya tugas ibu. Ayah juga punya peran strategis dalam membangun karakter, etika, dan masa depan anak,” tegasnya.
Sebagai Ketua DPW BKPRMI Kaltim, Reza mendorong agar gerakan serupa tidak hanya berhenti di Samarinda, tetapi dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Kaltim.
“Saya berharap gerakan ini bisa menjadi budaya baru di Kaltim. Pendidikan dimulai dari keluarga, dan kehadiran ayah adalah fondasi penting dalam menciptakan generasi yang kuat secara mental dan emosional,”tutupnya.(*)



