Fokus

Dwi Sasetyaningtyas dan Sustaination: Mendorong Inovasi Bisnis Ramah Lingkungan

Avatar
1010
Dwi Sasetyaningtyas. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Viral – Dwi Sasetyaningtyas, atau yang lebih dikenal dengan nama Tyas, menjadi perbincangan hangat publik setelah unggahannya terkait status kewarganegaraan anaknya viral di media sosial.

Selain itu, perhatian juga tertuju pada perjalanan bisnis yang dijalaninya di luar negeri. Tyas, yang merupakan penerima beasiswa LPDP, kini memimpin Sustaination sebagai CEO dan Founder. Sustaination sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produk ramah lingkungan dan edukasi tentang isu iklim.

Lulus dari Program S1 Teknik Kimia di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 2019, Tyas melanjutkan pendidikan S2 di Delft University of Technology (TU Delft) di Belanda dengan beasiswa LPDP.

Ia menyelesaikan studinya di bidang Sustainable Energy Technology pada 2017 dan telah memenuhi kewajiban pengabdian sesuai dengan ketentuan. Sebelum mendirikan Sustaination pada 2018, Tyas sempat bekerja di perusahaan multinasional Procter & Gamble (P&G).

Sustaination berfokus pada produksi barang-barang ramah lingkungan, termasuk produk daur ulang dan solusi zero waste. Selain itu, perusahaan ini juga gencar mengkampanyekan isu lingkungan melalui konten digital, penanaman lebih dari 10.000 pohon bakau di beberapa daerah Indonesia, serta riset mengenai model bisnis energi surya di Pulau Sumba.

Tidak hanya itu, Tyas juga mendirikan Sustaination Institute, yang fokus pada riset dan pendidikan terkait keberlanjutan.

Sejak pandemi, bisnis yang dipimpin Tyas semakin berkembang pesat, dengan misi untuk mengedukasi masyarakat tentang energi terbarukan dan ekonomi sirkular. Namun, meski sukses dengan inisiatif sosial dan lingkungan, kontroversi yang menyertainya mengundang perdebatan tentang kontribusi alumni LPDP dalam dunia bisnis, terutama ketika dibandingkan dengan figur sukses lainnya yang membangun bisnis dengan dampak lebih besar.

Meskipun demikian, Tyas tetap optimis dengan visi jangka panjangnya untuk keberlanjutan lingkungan dan pengembangan ekonomi sirkular. Ke depan, dia berencana memperluas jangkauan Sustaination dan terus mengedukasi masyarakat untuk menjaga keseimbangan alam melalui inovasi yang berkelanjutan. (*)

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version