IKN

BPS Luncurkan Data Demografi IKN 2025: Lebih dari Setengah Penduduk Generasi Z dan Milenial

Avatar
980
IKN. Ft by ist

Kaltimdaily.com, IKN – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa jumlah penduduk di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) pada tahun 2025 tercatat sebanyak 147.427 jiwa. Data ini merupakan hasil dari Pendataan Penduduk Ibu Kota Nusantara (PPIKN) yang dilakukan oleh BPS bekerja sama dengan Otorita IKN (OIKN).

Laporan yang disampaikan oleh Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menunjukkan bahwa IKN terdiri dari 43.293 rumah tangga.

Kepadatan penduduk paling tinggi terdapat di beberapa desa di sekitar IKN, seperti Desa Samboja Kuala (Kecamatan Samboja), Desa Muara Jawa Ulu dan Muara Jawa Pesisir (Kecamatan Muara Jawa), serta Desa Telemow (Kecamatan Sepaku). Di kawasan-kawasan ini, kepadatan penduduk telah melampaui 400 jiwa per kilometer persegi.

Sebagian besar penduduk IKN didominasi oleh generasi muda, dengan generasi Z tercatat sebagai kelompok terbesar, yakni 27,20 persen dari total penduduk. Disusul oleh generasi milenial yang mencapai 23,54 persen, dan generasi Alpha yang berjumlah 22,28 persen. Secara keseluruhan, lebih dari setengah penduduk IKN berasal dari generasi Z dan milenial, menandakan tingginya potensi perkembangan sumber daya manusia di masa depan.

Dalam komposisi jenis kelamin, jumlah laki-laki sedikit lebih banyak dibandingkan perempuan, dengan laki-laki mencapai 75.974 jiwa (51,53 persen) dan perempuan sebanyak 71.453 jiwa (48,47 persen). Rasio jenis kelamin di IKN tercatat 106, yang berarti ada 106 laki-laki untuk setiap 100 perempuan.

BPS juga mencatat bahwa mobilitas penduduk di IKN cukup tinggi, dengan 41,16 persen penduduk merupakan migran dari luar wilayah IKN. Migrasi terbesar berasal dari Sulawesi Selatan, Jawa Timur, dan Kalimantan Timur. Dalam lima tahun terakhir, migrasi masuk tercatat 6,03 persen, dengan mayoritas migran berasal dari Kalimantan Timur.

Di sektor pendidikan, BPS mencatat bahwa hanya sekitar 6,96 persen penduduk IKN yang memiliki gelar perguruan tinggi. Sebagian besar penduduk berpendidikan SMA (30 persen), diikuti oleh lulusan SMP (17 persen), sementara sekitar 46 persen hanya berpendidikan SD ke bawah.

Dalam hal angka kelahiran, tingkat kelahiran total (TFR) di IKN pada 2025 tercatat sebesar 2,14, yang menunjukkan bahwa rata-rata perempuan di IKN melahirkan dua hingga tiga anak, mendekati tingkat penggantian penduduk. Angka kematian bayi tercatat 14,16 per 1.000 kelahiran hidup, sedangkan angka kematian ibu mencapai 143 per 100.000 kelahiran hidup.

Data terbaru ini memberikan gambaran mendalam mengenai kondisi demografis di IKN, dengan populasi yang relatif muda dan adanya dinamika migrasi yang tinggi.

Meski demikian, sektor pendidikan dan kesehatan masih menjadi tantangan besar yang perlu segera ditangani oleh pemerintah, mengingat potensi besar yang dimiliki oleh wilayah ini. Dengan lebih dari setengah penduduknya berasal dari generasi muda, IKN memiliki peluang besar untuk menjadi pusat inovasi dan pertumbuhan ekonomi di masa depan.

Pemerintah diharapkan dapat memberikan perhatian lebih pada sektor pendidikan dan kesehatan untuk mendukung pertumbuhan kualitas hidup di IKN. Langkah-langkah strategis dalam memperbaiki akses pendidikan dan memperkuat fasilitas kesehatan akan menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi IKN sebagai ibu kota masa depan yang berkualitas dan berkelanjutan. (*)

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version