KaltimKubar

841 Titik Internet Desa Siap Ngebut Sampai 2025!

Avatar
1000
Pertemuan bersama Diskominfo Kubar di ruang kerja Kepala Diskominfo Provinsi Kaltim. Ft by Ist

Kaltimdaily.com, Kubar – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur lagi serius banget nih ngejar target pembangunan Internet Desa sampai ke pelosok. Sampai akhir 2025, rencananya bakal ada 841 titik koneksi yang disebar ke desa-desa, khususnya yang belum terjangkau jaringan biasa. Fokus utamanya? Desa-desa yang letaknya super terpencil!

Lewat program yang dinamain GRATISPOL, Pemprov Kaltim udah mulai sosialisasi rencana ini ke para kepala desa di wilayah Kutai Barat. Sosialisasi ini disampaikan ke Pemkab Kubar lewat Diskominfo setempat dan langsung disambut Plt Kabid TIK dan Persandian Diskominfo Kaltim, Bambang Kukilo.

“Sosialisasi ini penting banget biar target 190 desa di Kutai Barat bisa terhubung internet di 2025,” ujar Bambang, Rabu (28/5/2025).

Yang keren, buat desa yang aktif dan produktif manfaatin Internet Desa, Pemprov Kaltim bakal kasih reward berupa tambahan bandwidth. Jadi makin semangat dong buat warganya ngembangin desa pakai teknologi!

“Kami kasih penghargaan buat desa yang bisa pakai fasilitas ini secara maksimal,” tambah Bambang.

Tapi tantangannya tetap ada. Kepala Diskominfo Kutai Barat, Rustam, bilang masih ada sekitar 30 kampung yang belum punya listrik PLN. Makanya, mereka fokus dulu ke desa-desa yang paling jauh dari ibu kota kabupaten buat tahap awal.

Instalasi koneksi bakal dimulai awal Juni 2025. Dari 841 titik, 30 di antaranya bakal pakai teknologi Starlink—cocok buat daerah yang sulit dijangkau dan belum ada sinyal.

Buat jaga-jaga kalau ada gangguan, setiap kecamatan bakal punya teknisi Unit Manajemen Sistem (UMS). Dinda Annisa dari Telkom juga bilang mereka siap sediain teknisi di lapangan supaya responnya cepat kalau ada masalah teknis.

Program Internet Desa ini gak cuma soal pasang koneksi terus selesai. Pemprov Kaltim juga bakal pantau terus penggunaannya, biar internet bisa dipakai bareng-bareng dan bermanfaat buat semua warga desa.

Program ini bukan cuma soal koneksi, tapi soal konektivitas hidup masyarakat desa. Dengan Internet Desa, peluang buat belajar online, promosi UMKM, sampai akses layanan kesehatan jadi makin terbuka lebar. Pemerintah yakin kalau desa terkoneksi, ekonomi lokal juga bakal makin ngacir.

Harapannya, program ini bisa jadi gebrakan yang beneran bikin perubahan. Dari yang dulu cuma bisa nonton video offline, sekarang warga desa bisa buka dunia digital seluas-luasnya. Dan yang pasti, Internet Desa bakal jadi jembatan utama buat meratakan akses teknologi ke seluruh penjuru Kaltim. (*)

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version