IKN

20 PSK Terjaring di Sekitar IKN, Termasuk Anak di Bawah Umur

Avatar
742

Razia Gabungan di Sekitar IKN, PSK & Miras Ilegal Jadi Sasaran

Tim gabungan sedang melakukan operasi penertiban di tempat warung remang-remang di kawasan IKN (Doc. Humas Polres Kukar)

Kaltimdaily.com, IKN – Operasi gabungan skala besar kembali digelar buat bersih-bersih kawasan sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN). Razia ini nyasar tempat hiburan malam (THM) dan warung remang-remang yang tersebar di tiga kecamatan, yaitu Samboja Barat, Muara Jawa, dan Loa Janan—semuanya masih masuk wilayah Kutai Kartanegara (Kukar).

Sekitar 100 petugas gabungan turun langsung ke lapangan pada Kamis malam (18/7/2025). Terdiri dari personel Polres Kukar, TNI dari Kodim 0906/KKR, Otorita IKN, Denpomdam, sampai Satpol PP. Fokus mereka kali ini: memberantas praktik prostitusi terselubung dan peredaran miras ilegal yang makin meresahkan.

Kabagops Polres Kukar, Kompol Roganda, bilang kalau dari hasil operasi, ada 20 cewek yang diamankan. Tiga di antaranya masih remaja dan berasal dari Sulawesi. Mereka diduga kuat jadi korban eksploitasi seksual, bahkan bisa jadi bagian dari jaringan perdagangan manusia.

“Ada indikasi kuat kalau mereka korban eksploitasi anak. Makanya kasus ini bakal kita arahkan ke ranah TPPO,” jelas Roganda.

Gak cuma itu, petugas juga menyita 131 botol miras dari lokasi razia. Semua barang bukti itu nantinya bakal dimusnahkan sesuai aturan.

Salah satu tempat yang digerebek ternyata disamarkan jadi karaoke dengan bilik-bilik tertutup. Beberapa PSK keliatan duduk nunggu pelanggan di depan teras, sisanya udah ada di kamar bareng calon tamu. Tapi dari pengakuan mereka, belum sempat transaksi saat digerebek.

“Dari hasil pemeriksaan awal, belum ada transaksi yang terjadi pas kita datang. Tapi tetap aja aktivitas ini melanggar hukum dan bikin masyarakat nggak nyaman,” sambung Roganda.

Dari pihak Otorita IKN, Abdul Rahman selaku Ditrantibum, bilang kalau razia ini bentuk komitmen bareng buat jaga ketertiban di sekitar kawasan IKN yang jadi ikon masa depan Indonesia.

“Ini bukti nyata kami serius menjaga kawasan IKN tetap tertib dan aman. Kita pengin IKN dikenal sebagai kota yang nyaman dan bebas dari aktivitas ilegal,” tegasnya.

Terkait remaja di bawah umur yang jadi korban, pihak kepolisian udah koordinasi sama Dinas Sosial buat kasih pendampingan dan perlindungan khusus sesuai hukum yang berlaku.

Langkah ini jadi sinyal kuat kalau pembangunan IKN bukan cuma soal infrastruktur, tapi juga tentang kualitas hidup, keamanan, dan nilai sosial yang lebih baik. Semoga ke depannya, kawasan sekitar IKN makin bersih dari hal-hal negatif kayak gini.

Razia semacam ini bisa jadi peringatan tegas buat para pelaku usaha hiburan malam nakal dan pihak-pihak yang memanfaatkan celah buat praktik ilegal. IKN bukan tempat buat aktivitas melanggar hukum! (*)

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version