Bontang

110 CPNS di Bontang Ikuti Tes Urine untuk Pastikan Kebebasan Narkoba

Avatar
1066
Tes Urine. Ft by ist

Kaltimdaily.com, Bontang – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Bontang menggelar tes urine mendadak bagi calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang akan diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS) pada Rabu, 4 Februari 2026, di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

Sebanyak 110 peserta mengikuti tes ini, sementara dua orang dari total 112 orang yang dijadwalkan absen karena alasan kesehatan dan akan mengikuti tes pada kesempatan lain.

Kepala BNNK Bontang, Lulyana Ramdhani, menjelaskan bahwa tes urine mendadak ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan bahwa calon PNS bebas dari penyalahgunaan narkoba sebelum mereka resmi diangkat.

Meskipun tidak ada kewajiban dalam surat pelamar CPNS yang mengharuskan surat keterangan bebas narkoba, kegiatan ini dianggap sangat penting untuk memastikan integritas dan kualitas calon PNS.

Sudi Priyanto, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bontang, mengungkapkan bahwa tes urine dilakukan secara mendadak dan di tempat untuk memastikan hasil yang cepat dan akurat. Sudi juga menekankan bahwa tes ini adalah langkah preventif untuk menjaga profesionalisme dan integritas pegawai negeri yang akan bertugas di pemerintahan.

Melalui tes urine mendadak ini, BNNK Bontang berharap dapat menekan penyalahgunaan narkoba di kalangan aparatur sipil negara. Tes ini bertujuan untuk memastikan bahwa mereka yang akan mengabdi kepada negara memiliki komitmen yang kuat untuk menjalankan tugas dengan baik dan bersih dari penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan ini disambut positif oleh berbagai pihak, termasuk BNNK Bontang dan BKPSDM Kota Bontang, yang berkomitmen untuk menjaga kualitas dan profesionalisme para PNS yang akan mengabdi kepada masyarakat.

Langkah ini menunjukkan bahwa Pemkot Bontang sangat serius dalam memastikan bahwa para PNS yang bekerja di pemerintahan bebas dari perilaku yang dapat merusak kredibilitas dan integritas mereka dalam menjalankan tugas.

Sebagai langkah lanjutan, Pemkot Bontang berencana untuk terus melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap para PNS agar mereka tetap bersih dari narkoba, serta memberikan pelatihan dan pembekalan mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental dan fisik. Pemerintah daerah berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi kota-kota lainnya dalam menciptakan lingkungan pemerintahan yang lebih bersih dan sehat. (*)

Udah tau belum? Kaltimdaily.com juga ada di Google News lhooo..

Site Info Site Info
Exit mobile version